Orang Dompu Yang Dilihat Orang Non-Dompu

Spread the love

Barusan saya abis cukur rambut. Tukang cukurnya ramah dan ngajak ngobrol. Dia asli dari Tasikmalaya, kemudian menanyakan saya asli mana. Saya mengatakan kalau saya orang Dompu, NTB.

“Wah, ga mirip orang NTB, ya?” Pertanyaan yang tidak saya jawab.

Tapi, sebentar kemudian dia kemudian menyambung. “Saya pernah ke Dompu. Main-main di sana, ketemu cewek yang asli Dompu di social media. Dia kerja di sini, terus ngajak jalan-jalan ke rumahnya di Dompu.”

“Oh ya? Beneran?” Tanya saya kaget. Beneran nggak nyangka. Temen-temen saya saya aja banyak yang bilang mau ke Dompu, tapi nggak jadi-jadi. Saya kemudian nanya lagi. “Gimana tuh Dompu?”

“Dompu itu, gimana ya ….” Dia terdiam sesaat kemudian melanjutkan. “Keren ya. Orang-orangnya tuh hebat.”

“Hebat gimana?” Desak saya.

“Iya, hebat. Saya lihat di sana, rata-rata orangnya pasti ada gelarnya.”

“Gelar? Gelar adat maksudnya?”

“Bukan.”

“Terus?”

“Gelar sarjana. Pedagang sembako atau tukang cukur rambut di sana S1.”

Leave A Comment