Kampung Kali Bahasamu

Spread the love

Barusan saya ketemu sama teman lama. Baru sampai dari Hamparan Perak, langsung ngajak ketemuan. Berangkatlah saya menemuinya dengan full kostum ninja dan semprotan alkohol. Kita duduk-duduk ngobrol di outdoor sebuah resto random di Pinangsia.

Sebenarnya dia nginapnya di Hayam Wuruk. Tapi, setelah ada kali satu jam jalan kaki cuma nanya “ai khi mana ciak” dan “cincay lu” yang ga jadi-jadi cincaynya, kami capek dan akhirnya duduklah di resto itu.

Pas nongkrong, lewatlah dua cewe abege dandanan kece badai lewat di depan kami yang lagi ngobrol seru. Dari gaya jalannya kayaknya rada mabuk. Setelah melewati kami, cewek yang satu ngomong pake bahasa Mandarin, kemudian temannya tertawa.

Saya ga ngerti dia ngomong apaan, tapi teman saya yang ngerti Mandarin ini ekspresinya mendadak berubah.

“Comik a? Comik su?” Tanya saya heran.

“Kamu tau dia bilang apa tadi? Katanya bahasa kita kampungan sekali.” Jawabnya.

Okeeey, tunggulah kelen ya, kupelajari bahasa Mandarin ini nanti.

Leave A Comment