Tak Ada Covid Di Era Pak Soeharto

Spread the love

Sebenarnya kamu punya dua pilihan dalam menyikapi COVID-19.

1. Koperatif dengan melaksanakan social distancing, cuci tangan, pakai masker, dan tidak bepergian kecuali masalah hidup dan mati.

2. Bodo amat dengan itu semua. Nggak pengen dengerin si “planga-plongo.”

Oh, kamu manusia Indonesia mayoritas. Menungso seng angel dikandani. Kemungkinan besar kamu akan memilih yang nomer 2. Kamu kan tipikal orang yang petantang-petenteng teriak ga takut Corona. Giliaran uda ketularan bakal teriak COVID-19 itu hoax dan kamu ga sakit. Saat diisolasi menolak, dan kalaupun dibawa paksa ntar bakal kabur dari rumah sakit. Tipikal yang sulit dikandani, tidak pula bisa dikandangin.

Tidak apa.

Orang-orang seperti ini, sejatinya adalah orang yang memang tidak mencintai sesama manusia. Satu-satunya yang dicintai olehnya adalah dirinya sendiri. Jangankan saat wabah Corona kali ini. Bisa jadi, dengan mentalnya yang seperti itu, sudah bertahun-tahun dia menikam masyarakat sekitarnya dari belakang. Cuma baru ketauan kali ini aja.

Saya yakin, akan banyak muncul orang-orang seperti pak Suharto di tengah masyarakat, dan nantinya ‘mengamanken’ dengan cara mereka sendiri.

Leave A Comment