Tentang BPJS Yang Naik

Spread the love

Saya didaftarkan BPJS kesehatan kelas satu oleh adik saya yang dokter. Kelas satu. Dulu, ada semacam rasa berat membayarnya. Sampai kemudian saya operasi. Operasi varises stadium empat. Habis 20an juta. Semua biaya? Ditanggung BPJS kesehatan.

Saat itulah saya membandingkan BPJS dengan asuransi lain. Asuransi lain tidak seperti BPJS. Ada batasan penyakit dan usia yang ditanggung. BPJS tidak terbatas, bebas, bisa semua. Itulah mengapa saya sedikit legowo walaupun duit BPJS kesehatan tidak bisa ditarik lagi seperti asuransi lain. Ada subsidi silang di sana, buat mereka yang tidak mampu membayar. Hitung-hitung beramal.

Saya juga sadar, BPJS kesehatan itu rugi, karena banyak yang ga bayar, rumah sakit yang curang, dan semacamnya. Banyak memang kegiatan korup di BPJS, yang bahkan bikin rumah sakit juga sengsara karena ga dibayar. Banyak banget yang harus dibenahi agar BPJS tidak merugi. Perlu tangan yang keras di pucuk pimpinannya, mungkin.

Makanya, saya rela waktu abis operasi dulu, setelah nginap 1 hari disuruh pulang. Iya, saya pulang sendiri, naik motor.

Teman saya bilang, “BPJS ae njaluk enak.”

Nggak apa-apa, saya tidak marah. Udah dibantu 20an juta di rumah sakit, dengan premi yang lebih murah dari asuransi lain, saya sudah bersyukur sekali waktu itu. Rasanya sangat tidak etis jika saya masih marah-marah, apalagi ke pemerintah.

Sekarang, iuran BPJS memang naik. Kelas 1 dan 2. Yang kelas 3, naiknya tahun depan, sementara yang gratis tetap gratis. Dua yang terakhir adalah BPJS untuk rakyat kecil. Kalau tidak mampu lagi membayar, boleh turun kelas. Bahkan bisa ambil yang kelas gratis.

Inilah mengapa, banyak yang bilang kalau orang-orang yang teriak-teriak BPJS naik sebenarnya adalah orang-orang mampu yang tidak mau berbagi dengan orang miskin, tapi berlindung di balik orang miskin.

Dan yang paling beruntung adalah mereka yang bayar BPJS, tapi tetap diberikan kesehatan, sehingga BPJSnya tidak pernah digunakan. Mereka sehat, dan rutin beramal bagi mereka yang tidak mampu.

Semoga dilancarkan bagi mereka rezekinya, selalu…

Leave A Comment