Mbak Penimbun Masker Di Twitter

Spread the love

Mbak ini lagi rame di Twitter. Dia adalah seorang penimbun masker.

Dia menimbun Fit-U-Mask sebanyak 100 box dan One-Med sebanyak 25 karton, yang berarti 1000 box. Kalau perboxnya dia beli denagn modal 185 ribu, dia menginvestasikan 203,500,000.

Mungkin dia ingin menjuallnya 300 ribu keatas, sehingga berani mengeluarkan modal sebanyak itu. Mungkin dia berharap hasilnya 100-200 kali lipat, dan langsung bisa beli rumah.

Sayangnya, minat masyarakat beralih ke masker kain. Akhirnya, dia menjual dengan harga 150 ribu di twitter, yang kemudian banyak yang ngebully.

Setelah dibully, si mbak playing victim, dengan mengatakan dia hanya jualan masker dan itu normal. Dia juga membandingkan dirinya dengan penjual lain yang menurutnya menjual masker dan alat yang seharusnya hanya untuk keperluan medis.

Mbaknya bisa jadi ga sadar, penyebab orang marah ke dia bukan tipe dagangannya, tapi sifat dan tujuan si mbaknya yang sengaja memimbun barang. Dia sengaja beli mahal, untuk dijual lebih mahal lagi, sehingga mengakibatkan kelangkaan barang yang beredar di masyarakat.

Bisa saja karena kelangkaan barang ini, ada yang mati. Bisa jadi jika dia dulu nggak ngeborong masker, ada satu kampung yang ga kena Corona. Karena ketamakannya menimbun barang yang penting, dia bisa menimbulkan korban. Ini yang dibenci oleh orang-orang.

Itulah mengapa, pasal 107 UU no 7 tahun 2014 tentang perdagangan berbunyi: “Pelaku Usaha yang menyimpan Barang kebutuhan pokok dan/atau Barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat dan/atau terjadi hambatan da kelangkaan lalu Barang, lintas gejolak Perdagangan harga, Barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah)”.

Kebetulan si mbak nyanyi di twitter tentang penimbun-penimbun yang dianggapnya lebih berdosa dari dirinya. Akan sangat menyenangkan jika polisi mendatangi mereka sekalian juga.

Lumayan, kalau mampu bayar denda, milyaran lumayan buat bantu-bantu nanganin pandemik. Paling tidak bisa dapat banyak masker sitaan buat dibagikan gratis ke warga.

Leave A Comment