Kartu Prakerja

Spread the love

Sebenarnya saya kurang setuju dengan diluncurkannya kartu prakerja saat pandemi Covid19 di Indonesia saat ini.

Dengan skema keuangannya, yang terpilih untuk dapat kartu prakerja bakal dapat sekitar 2.4 juta sebulan, dan 1 juta untuk lembaga pelatihnya sebulan. Kayaknya cengli, tapi kalau dipikir-pikir lagi, itu berarti 14.2 triliun bagi 5.6 juta rakyat. 5.6 juta orang.

Sementara 5.6 triliun cuma untuk 8 platform digital dan 198 lembaga pelatihan. Walau cuma 1 juta, dia orang dapat jauh lebih gede.

Itupun, duit 2.4 juta sebulan itu, masuknya jadi ovo dan gopay. Kalau ovo, saya paling takut masuknya jadi ovo point. Ga bisa dicairin. Semoga tidak.

Itulah mengapa saya lebih cenderung berpikir, mungkin duit segede ini bisa difokusin untuk penanganan Corona dulu, alat kesehatan mungkin, atau apaaaa gitu…

Tapi mendadak saya sadar. Saya bukan ekspret di pemerintahan dan keuangan negara. Bisa jadi banyak yang tidak saya ketahui tentang mengelola Indonesia. Mungkin kartu prakerja baik, dan masalah wabah sudah ada anggarannya sendiri. Saya tidak bisa sok tau.

Oh, ini gambar tes kartu prakerja itu. Penulisan di pada dijual itu nyambung. Ga boleh dipisah kayak yang di soal. Kalau dipisah, misalnya di jual, kayak yang ditulis di sana, itu artinya jual itu nama tempat.

Nah, kalau ini saya paham.

Leave A Comment