Lockdown, PSBB, Dan Anarko Sindikalis

Spread the love

Wah, akhirnya muncul kelompok macam Anarko Sindikalis ini ke permukaan.

Mungkin itu juga alasan kenapa pemerintah jauh–jauh dari kata Lockdown. Dengan model demokrasi ala Indonesia, pastinya jika ada lockdown, akan sangat gampang ditunggangi oleh antek. Apalagi orang Indonesia itu susah ngikut omongan pemerintah.

Disuruh dan lockdown baik-baik, sebagiannya bakal ga peduli dan tetap menyebarkan virus. Dipaksa lockdown, pemerintah bakal diserang dengan narasi pelanggaran HAM, kafir, dan semacamnya. Ujung-ujungnya maju kena, mundur kena, dan tetap saja lockdownnya gagal.

Saya rasa sih pemerintah pasti sangat ingin ngelockdown. Cuma ya, kendalanya di mental masyarakatnya yang belum revolusi semua. Bisa-bisa setengahnya pindah ke isekai, sisanya menyusul dalam 1 bulan. Indonesia tinggal kenangan.

Maka akhirnya diterapkanlah itu Pembatasan Sosial Berskala Besar. Ntar juga kampung-kampungnya lockdown sendiri, ga perlu dipaksa. Tapi lockdown ala-ala, masih ada yang bisa beli dan jual. Cuma, kali ini tanpa paksaan pemerintah, dan dipantau oleh warganya sendiri.

Jadi, kalau ada yang melanggar lockdown kecil-kecilan ini, yang marahin mereka juga tetangganya sendiri, saudaranya sendiri. Ga bakal kebangun narasi yang bisa dipakai untuk menjatuhkan pemerintahan.

Mungkin begitu. Kalau kayak gitu, mainnya cantik sekali.

Leave A Comment