Tanhai Tanhai Tanhai

Spread the love

Saya suka lagu ini.

Saya pertama kali mendengar lagu ini saat lewat di pasar atas Dompu. Saat masih SMP kelas satu. Dulu, di antara los penjual sembako dan nasi serta es campur, banyak sangat usaha rental VCD yang menjamur. Biasanya mereka memutar lagu-lagu di VCD yang disewakan. Bajakan. Kumpulan lagu yang dicomot paksa darj filmnya, kemudian dikopikan ke cakram digital. Dibuat di Jawa, dan didistribusikan ke Dompu, kampung halaman saya.

Rental VCD yang memutar lagu ini adalah rental sekaligus tempar jual tiket bus Sinar Rejeki. Bus milik keluarga besar kak Fajrin M. Natsir. Kakak kelas saya.

Saat pertama kali mendengar lagu ini diputar, saya langsung suka. Musiknya beda dengan kebanyakan lagu India pada zamannya. Ada nuansa-nuansa Skandinavia gitu, tapi tetap riang ceria dan enerjik.

Pun begitu, percaya atau tidak, sampai sekarang, saya belum pernah nonton filmnya. Tidak pernah sama sekali. Tapi, dari awal sampai akhir, saya hafal mati lagu dari film Koyla ini.

“Tanhai tanhai tan ha i… Dono ko paas le aaayi. Pyaar mein bhey gaye do diiil… Mauj ye kaaaisiii aaayiiii~”

Leave A Comment