Para Pengejar Pahala

Spread the love

Selama orang yang mengaku Islam alias Muslim berkelit dengan menggunakan alasan klise untuk kalangan sendiri padahal tau bahwa itu bakalan dilempar ke kalangan umum, orang-orang itu bisa jadi berarti cuma dua. Salah satunya pasti aslinya gini:

Antara…

1. Dungu. Tidak cocok untuk jadi panutan agar menjadi lebih baik.

Atau…

2. Licik. Tidak layak untuk diikuti jika ingin menjadi lebih baik.

Ini biasa dilakukan para pengejar pahala, karena menganggap pahala seperti uang. Bernominal. Bisa dipakai menebus sesuatu, surga misalnya. Ngomongnya aja yang mengharap ridha Allah. Aslinya sih ngarep dibayar pake pahala. Ikhlasnya ga ada.

Kenapa sih ngebet dan butuh banget pahala? Apa buat nambal lubang dosa karena kebanyakan ngelakuin dulu sehingga takut banget sama neraka? Ikhlas cuma di mulut aja, ngarep masuk surga. Yang bener aja… 🤣

Leave A Comment