Hitungan Cuan Untuk Bayaran Menghabisi Orang

Spread the love

Dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, dua tersangka berinisial HK alias Iwan dan TJ alias Udin, mengaku mendapatkan perintah pembunuhan tersebut dari tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api itu. Di video pengakuannya, katanya pak Iwan disuruh Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal PurnawirawanTNI Kivlan Zen disebut sebagai dalang.

Keempat target yang mesti dibunuh pak Iwan antara lain Menteri Koordinator Politik Hukum dam Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere, serta satu orang pimpinan lembaga survei.

Oleh Mayjen Kivlan Zen, pak Iwan yang desersi tentara tahun 2005 ini ditugaskan untuk membunuh 5 orang tersebut dan dikasihin dolar singapur yang kalau dirupiahkan jadi 150 juta rupiah. Uang senjata api, katanya.

Asal uangnya sendiri dari politikus PPP Habil Marati, dikasihin ke pak Kivlan Zen, kemudian pak Kivlan nyuruh pak Iwan.

Selain itu, pak Iwan yang mantan anak buah pak Kivlan ini juga menjelaskan bagaimana rencana pembunuhan dimulai dari sebuah obrolan di restoran nasi padang di Jakarta Utara, serta bagaimana ia berupaya kabur dari pak Mayjen Kivlan supaya tidak jadi disuruh membunuh. Pak Iwan juga jadi dikejar-kejar pak Mayjen karena senjata pesanannya nggak lengkap-lengkap.

Cukup elit, karena pembicaraannya di resto Nasi Padang. Bukan di warteg. Bolehlah…

Dan kalau boleh berhitung secara ekonomis, dengan duit 150 juta untuk menghabisi lima orang, berarti perorang dikasiin anggaran 30 juta buat dimatiin kan ya?

Okelah, senjata api yang murah meriah apa ya? Oh iya. Glock 17 deh. Harganya 7.990.000 rupiah belum termasuk ongkir. Kita bulatin 8 juta. Tambah peluru 2 juta. 10 juta lah total.

Sebenarnya agak sulit membunuh seorang level mentri bermodal Glock 17, soalnya nembus barisan pengamanannya kan ribet. Anggaplah targetnya si pimpinan lembaga survei ini aja. Dia lagi naik mobil, buntutin di jalan, tembak, beres lah.

Modal cap tiaw.

Dah, masih ada 140 juta lagi buat ngabisin 4 orang level mentri dengan Glock 17 ini. Anggaplah nutup karena kalau John Wick punya tabungan senjata beragam banyaknya buat ngabisin rumah penuh mafia yang ngebunuh anjingnya, pak Iwan ini jauh lebih jago. Secara pak Iwan desersi tentara, bisa jadi skillnya oke punya buat nembus barisan tentara dan polisi yang njagai seorang dengan level mentri.

Memang terdengar bombastis, tapi anggap aja begitu. Anggap aja setelah membunuh 4 orang level mentri dan 1 orang pimpinan lembaga survei, pak Iwan masih punya duit 140 juta buat idup sampai tua.

Jelas pak Iwan butuh identitas baru karena dia abis bunuh 5 orang. Dia kudu bikin identitas, pindah rumah, terus bikin usaha sendiri. Kerja sama orang bukan pilihan karena identitas bodong itu cuma bisa ngibulin level pak RT, bukan perusahaan yang biasa kroscek.

Beli tanah terus bangun sendiri di tempat baru, kayaknya pak Iwan nggak nutup waktunya. Beli kios kayu ditengah kampung dia bakal ditanyain warga. Opsinya pak Iwan ya beli ruko, terus menyaru sebagai pengusaha baru dari tanah Jawa. Itu lebih bisa diterima sama masyarakat. Pak Iwan kudu beli ruko.

Anggaplah pak Iwan lari ke kampung saya di Dompu, bikin ruko sederhana, terus jualan sembako. Di kota kecil jarang ada developer ruko lagi, jadi harga pasarannya ga jelas. Kalau googling, harga ruko udah jadi di Dompu ini paling murah 300an juta.

Duit pak Iwan cuma sisa 140 juta.

Oh, pantes pak Iwan ga jadi bunuh 5 orang itu. Bo cuan rupanya…

Leave A Comment