Maling Kerjanya Malam?

Spread the love

KPU Republik Indonesia itu mulai ngitung-ngitung suara, secara fisik, dari tanggal 4 mei, setiap hari, dari pagi sampai pagi lagi. Ngitung harinya pake format 24 jam. Jadi, hari baru selalu kisaran jam dua belas malam. Biar gampang ngitung 1 harinya sesuai standar waktu internasional. Makanya hasil itung-itungnya selalu pagi buta.

Rapat plenonya terbuka untuk umum. Terus, tanggal 22 mei itu apa? Kok ini keputusannya malah tanggal 21? Tanggal 22 itu batas akhir penetapan sesuai undang-undang. KPU nggak boleh mengundur keputusannya lebih dari tanggal 22. Kalau seandainya KPU selesai tanggal 20, 19, atau tanggal 10 sekalipun, bisa saja. Tergantung mampu apa nggak.

Tentang “udah biasa maling pasti kerjanya malam”, gini…
Nggak juga. Maling itu banyak yang siang kok. Paling gampang itu maling sendal di mesjid pas Jumatan itu, misalnya. Legendaris kan? Ga sadar kan? Maling justru bekerja dengan lepas dari stereotype yang beredar di masyarakat. Dengan cara itulah dia menghindar dari ditangkap.

Dan banyak lagi pekerjaan yang justru biasa dan pasti malam, tapi pasti bukan maling. Tukang mie tek-tek dan sate keliling misalnya, atau kerjaan Agama seperti tahajud? Itu malam, loh.

Dan yang saya lakukan ini bukan ngebelain KPU, ya. Saya cuma ikutan berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

😊

Leave A Comment