Di Meja Operasi Sebelum Dibius

Spread the love

Saya telentang di meja operasi, ditemani suara mesin EKG yang ngebip setiap satu detak jantung saya. Kalau dioperasi, kamu hanya boleh make baju operasi. Baju lain ga boleh, bahkan pakaian dalam. Dengan pakaian setipis itu, ditambah dari malam disuruh puasa, bikin suhu ruangan yang 18 derajat itu kayak di kutub utara. Untunglah saya tidak perlu menggigil terlalu lama, karena sebentar kemudian, dokter datang.

“Selamat pagi, mbak.” Sapanya, kemudian melemparkan pandangan ke arah selangkangan saya.

“Selamat pagi, mas.” Ucapnya lagi, seolah kalimat pertama tidak pernah ada.

Leave A Comment