Komitmen Dan Kejelasan

Spread the love

Setelah saya pikir, mungkin sebenarnya yang butuh banget sama kejelasan itu cowok. Bukan cewek.

Mungkin itu sebabnya banyak cowok memilih ‘bermain’ dengan wanita panggilan. Wanita panggilan, LC istilahnya, lebih jelas. Tidak tarik ulur, ngode, atau flirting tapi begitu didekati malah menjauh. Dari pengamatan saya terhadap teman-teman saya yang single dan suka ‘main’ sama LC, mereka bukan cowok takut sama komitmen. Banyak dari mereka langganannya LC yang itu-itu aja, dan sanggup cari uang buat bayar.

Mereka lebih memilih cewek yang ngasih kejelasan kalau ngincar duit, ketimbang cewek yang ngasih mereka segudang hal yang nggak jelas. Oh, dan jangan pikir teman-teman cowok saya itu gendut bulet brewokan oom-oom. Mereka semua badannya jauh lebih bagus dari saya. Kalau ga rajin ngegym, minimal tiap hari ngangkat galon sendiri. Penampilan mereka menarik untuk memikat cewek, tapi mereka lebih memilih wanita panggilan.

Oh, dan banyak diantara mereka rutin nyumbang buat panti asuhan atau ngikut baksos. Kentara mereka bukan pribadi yang mementingkan diri sendiri. Malah ada yang nyumbang buat hewan lewat WWF kok, World Wide Fund for Nature.

Jadi, mereka boleh jadi tidak patuh pada agama, tapi hati mereka baik. Kalau bagi pemahaman mereka seks bukanlah dosa, mereka tidak jahat. Kira-kira sama seperti seorang Katolik sejak lahir yang makan babi, kemudian dia makan babi, dan merasa tidak bersalah makan babi, maka tidaklah benar jika seorang Muslim atau Yahudi menganggapnya jahat. Lah dari kecil dia sudah dikasih pemahaman kalau daging babi sama ayam itu sama-sama makanan, kok.

Banyak cowok yang nggak merasa tertantang dikodein dan semacamnya itu. Banyak yang merasa cewek yang istilahnya jinak-jinak merpati, malu-malu kucing, dan semacamnya itu tidak membuat mereka tambah semangat mengejar. Bagi mereka, karena kejelasannya tidak ada, itu buang-buang waktu. Cewek yang jelas dan apa adanya, seperti wanita panggilan, ya bagi mereka lebih layak dan menarik. Jelas cakep, jelas maunya apa, jelas harus keluar berapa.

Bahkan, dari perbincangan saya dengan teman-teman saya ini, banyak yang mengaggap bahwasannya kejelasan si LC yang melayani cowok lain selain mereka, bukanlah masalah. Yang penting jelas, jadi mereka bisa tau posisinya. Pada dasarnya, ini sama seperti dunia wota dan idol-idolan itu, bahwa si idol itu milik bersama, dan itu tidak membuat pendukung idol yang sama ilfil.

Sepertinya itu kenapa akhirnya banyak cowok yang ga suka sama cewek jinak-jinak merpati akhirnya berujung di dua hal. Kalau ga ngelonte, ya ngewota. Jangan salah lo, dua hal tersebut itu kapital orangnya kudu gede, jadi mereka harus giat nyari duit, dan pastinya bukan anak mami.

Nah, di sisi lain, di kehidupan sehari-hari saya, saya malah sering menjumpai orang-orang yang merasa tertantang dengan cewek ngode jinak-jinak merpati itu, uniknya, malah cowok yang suka ngegodain cewek. Meski dia sudah punya pacar. Bahkan ada yang sudah menikah, kemudian selingkuh. Ada dua malah yang membanggakannya ke saya, menunjukkan bukti chat dan foto dengan bangga. Untunglah hanya sekedar kenal saja, bukan teman dekat.

Cowok kayak gini emang banyak banget!

Bisa jadi karena, yah, jiwa mereka yang tertantang untuk cewek penuh ketidakjelasan itu yang membuat mereka jadi gila cewek. Yang sayangnya, akhirnya, korbannya malah cewek-cewek malu-malu kucing yang suka tebar harapan itu. Tebar harapan, yang umumnya atas dasar kalau cewek itu kudu malu-malu kemayu. Cewek-cewek pacar mereka, istri-istrinya mereka.

Umumnya, cewek selalu bilang pengen kejelasan, tapi ceweknya sendiri nggak jelas. Jangankan balas ucapan cinta dengan kata yang sama, ngajak ngomong duluan aja itung-itungan harga diri dulu. Sangat susah mendapatkan kejelasan, kalau diri sendiri seringan nggak jelas.

Mungkin demikian adanya, hingga alih-alih mendapatkan cowok baik dengan menunjukkan modisnya mereka sebagai cewek, yang didapat malah cowok yang semangat buat godain cewek lain.

Saya sering melihat teman-teman saya yang langganan khusus satu LC sambil menerawang. Mungkin, dulu, sekali dua kali dalam hidupnya, mereka pernah dapet cewek yang jinak-jinak merpati, ditarik ulur, kemudian ga dikasih kejelasan. Seandainya saja mereka nemunya cewek yang jelas, yang mau balas ucapan cinta mereka dengan tegas, tentu keduanya akan bahagia.

Lah dia orang itu ama lonte aja bisa setia, apalagi sama wanita yang bisa jelas menyayanginya.

Tapi yah, dunia ini memang busuk. Misalkan… Saya yang ga suka cewek jinak-jinak merpati, nggak ngelonte, dan nggak memuja idol, masih juga dikatain lemah syahwat.

Sekate-kate congor lu tong!

Leave A Comment