Bom Dan Pengalihan Isu

Spread the love

Ada omongan yang membuat saya gatel. Omongannya gini. Bom ini adalah pengalihan isu terhadap 2019 ganti presiden yang sengaja dihembuskan pendukung presiden.

Gini lho… Ada banyak cara mengalihkan isu, dan bikin bom untuk mengalihkan isu supaya presiden ganti itu saya rasa tidak akan dipilih oleh tukang strategi, segoblok apapun tukang strategi itu.

Kalau bom sengaja diciptakan supaya isu ganti presiden hilang, itu goblok banget. Justru dengan adanya bom, nama presiden malah semakin buruk.

Kamu bisa beralasan bahwa ntar nama baiknya presiden malah tambah naik karena berhasil membongkar kasus bom, makanya sengaja dibom, jadi presiden nggak jadi diganti, karena presiden jadi hero.

Makjang, jangan kelewatan maksa deh.

Dalam operasi rahasia semisal pengalihan isu, selalu yang paling penting itu yang namanya kerahasiaan. Kerahasiaan ini sedapat mungkin diusahakan dengan membuat semakin sedikit orang yang tau. Memangkas jalur komando. Memangkas jalur perintah.

Kenapa? Karena gini. Kalau rentetan orang yang tau operasi rahasia ini banyak, kemungkinan bisa ditelusurinya akan semakin gampang. Dan jika, sekali lagi jika memang tujuan utamanya ada bom itu supaya nggak ganti presiden, presiden sendiri yang harus ngebujuk orang buat ngebom bunuh diri.

Coba daftarkan rentetan berapa orang yang harus konek ke presiden di balik layar untuk satu orang yang bunuh diri.

Pelaku bom bunuh diri.

Harus ada orang yang menghasut si pelaku bom.

Harus ada orang yang menyediakan dana.

Harus ada orang yang memberikan teknologi.

Minimal harus ada tipe-tipe orang tersebut, dan mereka tidak mungkin satu orang doang. Emang nggak bisa sendiri? Nggak bisa. Jangankan nyuruh orang ngorbanin nyawanya, mati dengan meledakkan diri sendiri. Ngatur orang itu susah. Kamu pernah liat antrian sembako? Ngerapiin antrian aja itu, yang tiap orangnya datang dengan senang karena dikasiin barang gratis aja itu butuh lebih dari satu orang. Apalagi ngurusin orang yang dicuci otaknya buat mati.

Dan yang bikin lebih repot lagi, pelaku bom bunuh diri itu lebih dari satu.

Dengan tingkat kerepotan demikian, menggunakan bom untuk mengalihkan isu ganti presiden itu tidak akan pernah dipilih oleh orang yang bikin strategi? Kenapa? Karena banyak, banyak, baaanyak banget, cara ngalihin isu yang lebih aman dan nggak njelimet. Yang jauh lebih menguntungkan buat presiden, dan memberikan skak mat ke orang yang tidak mendukung presdien.

Contohnya? Akan jauh lebih aman bagi presiden untuk nyuruh ajudannya make atribut ormas, terus nyerang istana negara, kemudian pura-pura ditangkap. Gampang kan?

“Tapi itu gampang ketebak, Blek. Yang pake isu bom, satu keluarga mati, ada anak kecil ikutan mati, kemudian diungkap saat presiden masih menjabat, akan membuat presiden jadi pahlawan, Blek! Itu lebih tidak tertebak! Presiden kita selicik dan sejahat itu!”

Kamu tau, kawan. Indonesia itu penuh dengan orang-orang yang ga bisa nyimpan rahasia, dan kesetiaannya diragukan, buat ngelakuin hal-hal kayak di film Dan Brown atau novel Agatha Christie.

Makanya…

Jadi presiden Indonesia yang licik dan jahat itu berat. Dia nggak kuat. Biar kamu saja.

Leave A Comment