Masjid Jami Tambora Di Kampung Bebek Samarasa

Spread the love

Kamu orang Dompu, tinggal di Jakarta, dan kangen kampung? Sebagai satu-satunya kesultanan di Indonesia yang logonya liong, kamu akan menemukan sisa-sisa kampungmu di tempat tertionghoa di Jakarta. Kelurahan Tambora, Angke Jaya.

Di sana, di tengah-tengah kampung, di antara deretan rumah yang ngegantung lampion, kamu akan menemukan mesjid tua, mesjid pertama di Jakarta, dari abad ke 17, yang dibangun oleh cina muslim dari kampungmu, yang sejak tahun 1960an dilarang pake logo liong karena orde baru itu. Empat tiang teratai, atap dua tingkat empat sudut tanduk naga, dan pintu kayu besi yang dipake buat bikin perahu sama orang Kempo itu. Bentuknya persis seperti istana kesultanan yang sudah tidak ada sekarang.

Oh, dan kalau ini masih kurang, sebelum nama kampung ini diubah jadi Angke Jaya, nama kampung ini Kampung Bebek Samarasa.

Sekarang coba terjemahkan ke bahasa daerahmu. Sama Rasa, Sama Kampung, kita sekampung, kita sedaerah. Sama seperti Sama Ngawa, Sama Ade, kasama weki mena re. Terus bebeknya? Sepertinya ini kesalahan tafsir orang Belanda bagian administrasi. Dalam bahasa kampungmu, Ngara, bisa berarti Nama, dan juga Bebek, bukan?

Yoa. Kamu juga punya kampung kok, di ibu kota negara. 😉

“Ando au kai ngara na sama rasa deshou ne… Lembo ade.”

Leave A Comment