Pemandangan Malam Di Tempat Ibadah

Spread the love

Kamu sering ke Mesjid? Saya sering.

Saya teman kongkow Romo, cucu angkat seorang Resi, anggota aktif forum atheis, dan saya sering ke Mesjid.

Cuma, pas orang lagi nggak solat. Soalnya saya jadi bisa sekalian numpang mandi, gosok gigi, cuci baju, terus nongkrong mandang langit. Jemaat ilegal lah.

Makanya, teman SMA saya, Zulman, bilang eskul saya waktu SMA itu Remus.

Remaja Musrik.

Sepanjang pengalaman hidup saya, saya selalu menemukan bahwa orang-orang yang rajin mempelajari agamanya sendiri secara sendirian, benar-benar mempelajari sendiri, adalah orang yang baik. Yang lurus, yang damai. Begitu pula yang atheis, yang atheisnya bukan karena ikut-ikutan.

Dan saya rasa, bapak Polisi yang lagi solat ini, benar-benar mempelajari agamanya sendiri. Dia beribadah dengan pakaian apa adanya, pakaian kerjanya, di tengah malam buta saat sepi. Nggak sepi-sepi amat, sih. Radio panggilnya aktif monitor walau suaranya dikecilin banget. Saya hitung rakaatnya dua, dan ini belum subuh. Berarti dia bukan solat wajib tapi sunnah. Mau, ya, datang ke mesjid cuma buat ibadah yang tidak wajib, meski dekat dari tempatnya bekerja? Bapak polisi ini tentulah orang yang tunduk pada Tuhannya. Dia tidaklah akan berani berbuat yang melenceng karena selalu merasa diawasi. Dia tentu akan lurus dan jujur dalam tingkah lakunya, karena itu yang diperintahkan agamanya.

Pengalaman saya bisa salah.

Tapi selama masih ada polisi seperti dia, saya masihlah bisa merasa aman tinggal di negeri ini.

Leave A Comment