Menerjemahkan Sesuatu

Spread the love

Kenapa, bagi saya, menerjemahkan itu menarik dan menyenangkan? Biar saya contohkan.

“Soshite kono michi o aru itte yukunda. Kimi no suki ni naraba toki kara, hajima atte kitta, kono tabi.” -> Dan di jalan ini langkahku terus. Suka denganmu waktu itulah, mulainya perjalanan ini.

Saat sepenggal lirik lagu berbahasa Jepang tersebut dialihkan ke bahasa Indonesia, struktur kalimat yang berbeda akan membuatnya terlihat wagu. Sebagai orang yang menjadi penerjemah, kamu akan diliputi perasaan bersalah. Kalau kata orang Surabaya, jancoek koen modhyar ae. Orang Dompu bilang mamade pu ra ana lakoe.

Maka itulah peran sastra sebagai penyambung asa kedua bahasa. Agar pesan dan perasaan bisa tersampaikan.

“Dan di jalan inilah, aku akan terus melangkah. Karena jatuh cinta padamu, saat itu, maka dimulailah perjalananku.”

Menarik, bukan?

Itu baru sepenggal bait lagu. Itu belum menerjemahkan seluruh isi perasaan saya ke kamu…

Leave A Comment