Aku Diberi Kesempatan Bertemu Dengannya Lagi

Spread the love

Adalah teman saya, teman baik saya. Dia bernama… Ah, tidaklah perlu disebutkan nama pemberian orang tuanya. Beberapa dari kalian mengenalnya, beberapa dari beberapa dari kalian mengenalnya cukup lama. Saya sendiri? Hei, bahkan bapak kami berteman sejak mereka masih sekolah. Itulah, saya mengenalnya mungkin kelewat lama. Saking lamanya, bisa dibilang kami berteman sejak masih sama-sama berbentuk sperma.

Dia mendeskripsikan saya sebagai direktur bastard, dan tidak punya kisah cinta.

Yang pertama? Yah, sebagai direktur terakhir perusahaan radio paling aneh di Dompu itu, dia benar. Tapi, untuk yang kedua, meh, sayangnya lelaki itu salah. Tentu, saya punya kisah yang… Err… Bisa dibilanglah kisah cinta. Biar saya ceritakan ke kalian.

“Mexican atau italian?” Kata cewek manis itu. Bertanya, hendak di mana kami akan makan malam.

“Padanger.” Jawab saya.

Dan selesai. Dua alinea di atas adalah kisah cinta saya.

Leave A Comment