Si Wa E Hokkien Lang!

Spread the love

Jadi, oleh karena koneksi oom Erwin Lim, saya dan Abel dapet kerjaan ngeliput perayaan penjualan sebuah perusahaan asing yang penuh dengan orang-orang dari negara Malaysia.

Setelah upacara penutupan, kami bertiga yang lagi ngobrol, didatangi kakek-kakek yang dari tongkrongannya kayaknya bos gede perusahaan tersebut. Cukup lama beliau berbicara dalam bahasa Inggris yang acakadut, yang membuat saya cukup setres mendengarnya. Bisa jadi, saya dan Abel menang juara satu kontes senyum palsu dan ketawa basa-basi saat itu.

“Ah, see? That man? Is working at Medan now, years.” Kata si kakek bos yang empunya hajatan sambil menunjuk seorang bapak yang usianya masih terbilang muda.

“Oh, so he is a Medan lang now eh?” Ujar saya nggak sengaja, nyablak ngasal sambil ngantuk, gatel sama bahasa Inggris struktur Malaysia yang dipake sama si kakek bos ini dari tadi. Mana ada kosa kata Medan lang dalam bahasa Inggris.

Mendadak si bapak bos melonjak semangat. Sambil tersenyum lebar dia berujar gembira.

“Yes, yes, but hey! Lu lang cai bo? Wa se khi Penang, e hiau kong Hokkian lu ma? Lots of us from there aah!”

“Yah, e hiau kong tampo-tampo lah, oom!” Jawab saya.

Pulangnya, saya dan Abel dapat saweran tambahan 200 rebu…

Leave A Comment