Jomblo Templar

Spread the love

Oh? Kamu jomblo? Saya juga. Dan mungkin, kamu merasa sedih dengan pandangan masyarakat umum tentang kamu, bahwasannya kamu adalah orang gagal karena status itu. Baiklah, untuk membuatmu sedikit semangat, saya akan menceritakan ke kamu tentang sekumpulan jomblo paling keren dan gahar dalam sejarah.

The Knights Templar.

Kamu tahu Yerusalem? Selamat datang di satu-satunya kota yang kelewat penting bagi tiga agama Abrahamik. Yahudi, Kristen, dan Islam. Tempat tembok ratapan, tempat kelahiran Al-Masih, dan tempat Baitul Maqdis berada yah daerah sekitar sana juga. Kamu bosan dengan berita ribut-ribut di TV tentang daerah yang dikuasai Israel ini? Tenang, kamu pastinya bukan orang pertama dalam satu milenium terakhir. Kenapa? Karena kisah ini bermula saat semua raja-raja di Eropa berkoalisi, dan mengirimkan pasukan mereka untuk merebut kota suci Yerusalem yang saat itu dikuasai oleh pasukan Saracen, sebutan orang Eropa untuk Islam. Para tentara yang membawa nama besar Gereja Katolik Roma ini disebut The Crusaders. Kamu mungkin lebih mengenalnya dengan Tentara Salib.

Singkat cerita, setelah puluhan bulan gontok-gontokan sambil bawa-bawa Tuhan yang sama cuma nama dan cara menyembah yang beda, pada tahun 1099 masehi, Tentara Salib akhirnya berhasil menguasai kota Yerusalem. Maka, di kota yang kosong tampuk pemerintahannya itu, diangkatlah seorang raja baru dari golongan bangsawan yang juga ikut ke medan perang salib. Puluhan batu permata seperti Berlian, Zamrud, Safir, Bacan, Kecubung, Nagasui, Giok Aceh, dan segala macam lainnya yang sekarang turun derajat jadi batu akik karena terlalu mainstream, didatangkan langsung dari Eropa untuk membuat mahkota penobatan sang raja baru tanah yang terjanjikan. The Crusader King.

Tapi memang, tidak semudah itu menancapkan kekuasaan di tanah rebutan tiga agama besar. Kaum Syiah yang basisnya memang di sekitar daerah itu tidak tinggal diam. Mereka selalu memberikan serangan telak ke konvoi-konvoi dari Eropa yang berziarah ke Yerusalem. Mereka menguasai medan, mereka memiliki mata-mata di segala penjuru, mereka menguasai bahasa lokal, dan mereka tidak takut mati. Para ninja padang pasir. Merekalah yang dikenal sebagai kelompok Hashashin. Sekarang kamu tahu dari mana asalnya kata dalam bahasa inggris untuk pembunuh ahli yang sulit dideteksi.

Jadi, kalau kamu mau nyari Assassin’s Guild buat upgrade job dari Thief, jangan ke Morroc. Yang benar itu ke Yerusalem. Eh, ini tahun berapa, sih…?

Niwe, karena kelompok Hashashin benar-benar meresahkan, terutama karena bagian rela matinya yang religius banget itu, salah seorang dari mereka, Hugues De Payens, mengusulkan ke sang Crusader King untuk bikin kelompok tandingan buat ngejaga penziarah dari Eropa. Nah, karena ngelatih pendeta yang juga sama rela matinya buat jadi tentara bakal kelewat makan waktu, mending dilakukan yang sebaliknya. Ngubah tentara jadi pendeta. Jadilah tentara-tentara pilihan itu disumpah sebagaimana layaknya sumpah untuk pendeta. Selain wajib sembahyang sehari tujuh kali, mereka wajib mengabadikan hidup untuk agama, rela mati demi agama, mau hidup miskin selamanya, dan…

Jomblo hingga maut memisahkan jiwa dan raga.

Oleh sang raja, mereka kemudian diberikan sebidang tanah sebagai markas. Tanah yang spesial. Tanah yang dulunya Temple Of King Solomon. Kuil Sulaiman. Jadilah mereka disebut sebagai The Poor Knights Of The Temple. The Templars. Ordo Bait Allah.

Dan para Templar ini terbukti efektif mengatasi musuh dengan formasi nggak takut mati mereka. Ada sekampung musuh di depan? Gampang. Panggil beberapa belas orang Templar, suruh naik kuda di depan pasukan utama dengan formasi segi tiga, terjang ke depan pas di bagian tengah pasukan musuh agar mereka terpecah jadi dua. Pasukan utama di belakangnya tinggal nusuk-nusuk barisan musuh yang sudah kacau tadi.

Masa keemasan jomblo-jomblo Templar datang saat mereka melakukan ekskavasi, penggalian, di bawah kantor mereka yang dulunya Kuil Sulaiman. Mereka menemukan peninggalan-peninggalan yang berharga dari zaman-zaman keemasan agama Abrahamik pertama, Yahudi, sekelas Ark of the Covenant, Tabut, dan semacamnya. Termasuk harta dan permata yang sangat berharga baik nilai bahan baku maupun sejarahnya.

Tapi, selain itu, mereka juga menemukan satu barang yang sangat penting. Banyak gosip beredar mengenai apa yang mereka temukan itu. Ada yang mengatakan mereka menemukan Cawan Suci yang digunakan Kristus di perjamuan terakhir, ada yang mengatakan bahwa yang mereka temukan itu adalah tengkorak Yohanes Sang Pembaptis, ada juga yang mengatakan bahwa mereka menemukan catatan mengenai keturunan langsung Kristus. Tidak ada yang tahu. Semuanya dirahasiakan.

Tapi, apapun itu, saat para Tentara Salib beserta Templar keluar dari Yerusalem untuk kemudian pulang balik ke Eropa karena kalah pada Siege Of Acre tahun 1291 masehi, benda rahasia yang mereka temukan itu membuat Vatikan memberikan mereka kelonggaran hidup. Mereka kebal dari hampir semua hukum, dan mereka bebas dari pajak. Yang terakhir itu sangat menguntungkan jika kamu pulang ke rumah membawa harta rampasan perang dan harta jarahan kuil yang dulu berdiri tepat di kantormu sendiri.

Dan karena itulah, selepas mereka pensiun dari militer, para veteran perang ini beralih profesi menjadi bankir pertama dalam sejarah. Anggota-anggota mereka yang tersebar di penjuru eropa mendirikan Bank Templar. Kalau kamu mau jalan-jalan dari Inggris ke Perancis dan takut duit kamu dirampok di tengah jalan, kamu bisa datang ke kantor Templar di Inggris dan nyetor duit kamu di sana. Nanti, kamu akan diberikan secarik kertas berisi sandi Templar yang tinggal kamu serahkan ke kantor Templar cabang Perancis untuk narik duit kamu. Untuk fasilitas ini, kamu akan dikenakan biaya 10%. Yoa, para Templar menciptakan bentuk pertama dari kartu debit dan kredit.

Jadi? Tunggu apa lagi! Segera kunjungi Bank Templar sekarang! Kami juga menyediakan pinjaman untuk usaha kecil dan menengah, kredit bajak sapi, plus tabungan pensiun berasuransi yang berhadiah kereta model terbaru!

Dan dengan model usaha sebagai Bankir ini, para Templar mungkin miskin secara personal. Tapi organisasi mereka adalah organisasi terkaya di dunia saat itu.

Ini semua akhirnya berakhir, saat salah satu nasabah Templar adalah Raja yang sangat berkuasa. Raja Philip IV dari Perancis sepertinya terlalu banyak ngajuin kredit ke Bank Templar. Akhirnya, kantor pusat Templar di Paris dibekukan asetnya. Bank Templar dilikuidasi. Para anggotanya ditangkap, disiksa, dan disuruh menandatangani pengakuan bahwa mereka berkhianat pada negara dan agama. Mereka dipaksa mengaku bahwa mereka melakukan praktik homoseksual dan menyembah sebuah entitas baru yang pertama kali muncul di surat pengakuan itu, yang diberi nama Baphomet. Ujung-ujungnya? Hukuman mati.

Ah, nasib jomblo…

Itu terjadi pada 13 Oktober 1307. Nah, karena semua penanggalan sebelum tahun 1582 masih menggunakan kalender Julian, bukan Gregorian seperti sekarang, 13 Oktober tahun 1307 waktu itu jatuh pada hari Jumat. Itulah mengapa jadilah Jumat tanggal 13 sebagai hari yang dianggap bawa sial di seluruh penjuru dunia.

Tapi, meski asetnya dibekukan, The Knights Templar memiliki kekuatan militernya sendiri, termasuk angkatan laut. Harta-harta aset milik Templar, harta-harta rampasan perang salib beserta keuntungan selama menjalankan bisnis diselundupkan keluar, dan tidak ada yang tahu dimana harta bernilai sejarah tinggi itu disembunyikan. Hei, mereka memiliki Tabut! Tuhan berbicara ke Musa saat nyasar kiri-kanan di padang pasir sekeluarannya bani Israil dari Mesir lewat barang itu. Siapapun yang beragama Yahudi, Kristen, atau Islam akan membelinya dengan harga berapapun yang kamu sebutkan. Bisa dibilang, lemari emas tempat nyimpan sepuluh perintah Tuhan sekaligus altar itu adalah orari langsung Tuhan.

“Breeaakkk papa alpha charlie alpha romeo, di sini Y4h00d1 mengudara. Bisa dikopi… Ganti? Krsskk…!”

Jadi mblo, kalau saat ini kamu nggak ada kerjaan, coba gali bagian bawah kantormu. Siapa tau kamu nemu hartanya The Knights Templar.

Leave A Comment