Selamat, Arman Idris!

Spread the love

Arman Idris, dedengkot Slackware Makassar yang kegiatan ngelemasin ototnya ngebalchagi orang random itu istrinya melahirkan. Begitulah kabar yang dibaca oleh Alex di jejaring sosial.

Maka, malam jam 12 itu, pergilah saya dan Alex mengendarai si Uceng, Honda s90 jadul miliknya, untuk membangunkan suster jaga di rumah bersalin, yang kemudian membangunkan seorang Arman Idris yang menyambut kami dengan mata kriyep-kriyep sambil senyum pegel.

“Salam kawan.” Ujar saya menyapanya, yang mukanya setengah sadar, antara ada dan tiada. “Pernah baca alkitab? Saat Yesus Kristus lahir, tiga raja dari timur mengunjunginya malam-malam. Jadi, jam segini buat berkunjung itu masih bisa dibilang normal. Kenalin, tiga raja dari timur. Blek, Alex, dan… Errr… Uceng.”

“Jadi, anaknya sudah dikasih nama, pak?” Saya bertanya. Dengan mata masih kriyep-kriyep, dia menjawab, “oh, sudah.”

“Wah, sayang sekali. Padahal saya sudah menyiapkan nama yang indah. Yang sejalan dengan hobi anda ngoprek distro Linux rc-rc itu.” Sambung saya.

“Kernel Vanilla. Pangilannya Vani.”

Leave A Comment