Filosofi Kenikir

Spread the love

Hai.

Pernahkah kamu melihat bunga kecil, yang seringnya berwarna kuning atau putih, yang tumbuh di tepi jalan? Daisy, namanya. Astraceae, atau kalau dalam bahasa Indonesianya, Kenikir.

Cinta saya sederhana, seperti bunga itu. Dingin, panas, hujan, saya akan tetap diam di jalan setapak itu. Tetap tumbuh, untuk memekarkan bunga saya, demi kamu.

Kemudian bunga yang sudah mekar itu dipetik orang lain, untuk dihadiahkan ke kamu, yang membuatmu bahagia, tersenyum, tertawa, bersama orang yang memberikanmu bunga.

Lalu saya? Saya akan tetap diam di jalan setapak itu, kembali memekarkan bunga yang lain.

Masih demi kamu.

Leave A Comment