Dokter Fit

Spread the love

Hari ini saya baru pulang dari dokter Fit untuk memeriksakan telapak kaki saya yang robek daging karena pecahan beling. Dokter Fit memberikan saya antibiotik dosis tinggi dan menyuntik saya dengan serum anti tetanus yang harganya naujubile itu. Baru ngliat ampulnya saja yang familiar itu, saya sudah berasa harus bayar uang panaik anak orang Makassar yang sarjana terus statusnya hajjah. Apalagi uang di kantong saya hanya dua puluh lima ribu.

Saat saya menyerahkan uang tersebut, dokter Fit tersenyum dan mengembalikan lembaran yang 20 ribu. Karena harga diri yang masih tersisa walau hanya daki-dakinya saja, saya merebut lembaran yang lima ribu dan menyarankan dokter Fit pergi makan bakso saja dengan istrinya.

Sesungguhnya, dokter Fit, hanya satu kekuranganmu. Sayang engkau pria. Jika tidak, jangankan jiwa ini. Akan kuberikan SSH ke seluruh dunia beserta isinya~ ♥

Leave A Comment