Ke Al-Amin, saya jadi pesulap…

Spread the love

Sepertinya pemerintah memang masih perlu fokus untuk pemahaman serta pengadaan internet di daerah timur Indonesia. Kemarin saya datang ke Yayasan Al-Amin di cakre atas permintaan kepalanya untuk bersilaturahmi dan didalamnya sepertinya ada maksud lain dan ternyata benar. Saya diminta beliau untuk masangin jaringan alias ngehubungin komputer di kantornya (yang cuma 4) jadi satu.

Karena kadung dah datang (dan ditraktir makan daging menjangan), ya.. jadi saya lakukan saja.. Lagipula beliau sudah punya switch 16 lubang dan kabel yang mencukupi, jadi singkat cerita, saya pasangin deh, dan jalan.

Lucunya, atau sedihnya, meskipun mereka tau ada di dunia ini yang namanya masang jaringan, mereka kaget saat saya membuka file dari komputer pertama melalui komputer keempat, dan diiringi tepuk tangan! Berikut saat saya berhasil membuka lagu dari komputer kedua di komputer ketiga, mereka lebih tepuk tangan! Maka tanpa babiu, saya langsung saja ngeprint dari komputer keempat, dan keluarnya… DI PRINTER KOMPUTER PERTAMA, dan mereka lebih keras tepuk tangan, ketawa, dan menepuk-nepuk pundak saya dengan keras! Selanjutnya, diambillah beberapa (puluh) ekor ikan lele dari tambak untuk digorengkan buat saya. Setelah kenyang, sebagai balas budi, karena kebetulan komputer satu punya modem, saya jalankan saja telkomnyet instan dan lewat lan, setiap komputer tentunya bisa membuka internet, dan mereka kali ini tepuk tangan, tepuk pundak, tawar rokok, dan langsung duduk untuk membuka… BANGBUS.COM… T_T

Merasa lucu, saya rasa sebaiknya saya melakukan sebuah keajaiban lagi, maka saya ambil hapenya Pak Amin yang COMMUNICATOR itu, kemudian saya aktifkan GPRS-nya, dan tentunya internetnya jalan, dan beliau membuka BANGBUS lagi, tapi kali ini, beliau LANGSUNG LARI KE RUANG RAPAT STAFFNYA UNTUK MENUNJUKKAN KOMUNIKATORNYA (Yang selama ini hanya untuk nelpon dan SMS) sudah bisa makek internet dan membuka bangbus. Otomatis, rapat dibatalkan hari itu, dan orang-orang disana mengatakan saya pesulap, hebat, dan lain sebagainya. ^_^

Pulangnya, saya membawa 2 ekor ayam panggang, 15 lele goreng, ditambah uang rokok 50.000, serta gelar terbaru saya yaitu pesulap.

3 thoughts on “Ke Al-Amin, saya jadi pesulap…

  1. Ancient_nitro

    Ah.. jadi pengen ngikut ke al-amin… 😛 sedaaapp!

  2. isha

    mau black claw!!! se-GAWAH itukah orang mataram?

  3. conandole

    ok…

Leave A Comment